Kamis, 18 Agustus 2016

Pengaturan Makanan Bayi (Usia 6-8 bulan)



Pengaturan Makanan Bayi Usia 6-8 bulan
Usia 6 bulan merupakan usia peralihan tahap pertama dalam pengaturan makanan bayi. Memasuki usia 6 bulan, ASI tetap menduduki tempat yang paling penting sebagai makanan bayi. Bayi tetap disusui secara bergantian dari kedua buah dada ibu setiap kali menyusui.
Akan tetapi memasuki usia 6 bulan kebutuhan bayi semakin meningkat karena tubu bayi semakin membesar. Oleh karena itu ASI tidak dapat lagi memenuhi seluruh kebutuhan tubuh bayi akan zat gizi. Memasuki usia 6 bulan produksi ASI sering    juga memperlihatkan tanda-tanda akan berkurang. Karenanya mulai usia 6 bulan kepada bayi harus sudah mulai diberikan makananlain sebagai pendamping ASI.
Jenis makanan pendamping ASI yang dapat diberikan adalah makanan bentuk setengah padat. Makanan setengah padat dapat berupa :
a.       Buah-buahan yang dihaluskan atau dalam bentuk sari buah.
Pilihlah buah-buahan yang sudah masak dan daging buahnya lembut seperti pisang ambon, papaya, jeruk manis, tomat dan sebagainya.
b.      Bubur tepung beras, atau tepung gandum atau tepung jagung, atau bubur campur dari beras.
Jika memungkinkan dapat mulai dikenalkan dengan jenis makanan  padat yang lain yaitu nasi tim.
Ada beberapa jenis makanan dapat menimbulkan alergi pada bayi waktu pertama kali diberikan. Alergi ini timbul karena belum matangnya sistem kekebalan dari tubuh bayi. Bahan makanan seperti telur, udang bahkan kadang-kadang susu sapi (susu formula) dapat menimbulkan alergi. Untuk menghindari alergi, mulailah dengan memberikan sedikit demi sedikit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar