Pemberian
Makanan Pendamping dan Makanan Sapihan yang tepat mutu dan tepat waktu
Baik makanan pendamping maupun makanan sapihan
haruslah mendekati mutu ASI, dalam arti dapat memberikan semua unsur gizi
esensial yang diperlukan bayi. Mutu protein makanan harus
baik, dapat memenuhi kebutuhan akan berbagai asam amino esensial. Di samping
mutu makanan juga perlu diperhatikan jumlah makanan yang harus diberikan harus
sebanding dengan kebutuhan tubuh bayi dan balita.
Selain
itu, makanan yang tepat hendaklah diberikan pada waktu yang tepat pula.
Pemberian makanan pendamping harus
sudah dimulai menjelang bayi memasuki usia 6 bulan. Dengan demikian pada waktu bayi mencapai usia 46 bulan bayi sudah siap
dan dapat menghabiskan porsi yang sesuai dengan kebutuhannya. Akan tetapi
pemberian makanan pendamping yang terlalu awal (pada usia kurang dari 5 bulan)
akan mengakibatkan anak tidak menghisap semua ASI yang dihasilkan oleh ibunya
(Moehji, 1992).
Memasuki usia 9 bulan bayi harus sudah diperkenalkan
dengan makanan sapihan sebagai upaya
mempersiapkan bayi sejak seawal mungkin untuk disapih, jika produksi ASI
terhenti setelah bayi melewati usia 12 bulan (Moehji, 1992).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar