BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Permasalah gizi pada anak di Indonesia masih
merupakan persoalan yang belum dapat teratasi. Kebutuhan zat gizi pada bayi
hingga berumur 6
bulan dapat terpenuhi dari Air Susu Ibu (ASI), namun setelah umur tersebut
kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi hanya dari ASI. Untuk itu perlu diberikan
makanan tambahan yang atau
makanan sapihan (penyapih)
dan atau makanan pendamping ASI (MP-ASI).
Masyarakat Indonesia mengenal adanya dua jenis
MP-ASI, yaitu MP-ASI tradisional dan pabrikan. MP-ASI tradisional seperti pisang, nasi yang
dihaluskan, bubur tepung, campuran nasi dan pisang. Pengolahan MP-ASI
tradisional seringkali tidak memenuhi prinsip higienis sanitasi sehingga
memungkinkan terjadinya kontaminasi mikroorganisme dan MP-ASI pabrikan
menghasilkan makanan bayi yang relatif lebih higienis, praktis disajikan dan
kandungan gizi dapat diformulasikan berdasarkan angka kecukupan gizi bayi.
Makanan Pendamping ASI (MP‐ASI)
perlu diberikan pada bayi sesudah berusia 6 bulan karena kebutuhan makanan dalam
jumlah dan kandungan gizi yang cukup sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi
dan balita. Kebutuhan
energi bayi meningkat sebesar 24-30% dibandingkan dengan kebutuhan saat usia 3‐5
bulan.
Pemberian MP-ASI yang terlalu dini dapat
mempengaruhi kebutuhan gizi pada anak selain karakteristik sesuai dengan kebutuhan gizi, tekstur yang tepat
dan viskositas, dan bentuk yang sesuai (cair, semipadat,
padat)
pada MP-ASI. Masih banyaknya masyarakat yang mengurangi frekuensi pemberian ASI
yang dapat mengakibatkan diare karena kebersihan yang kurang. Produksi ASI pun
berkurang karena anak sudah kenyang dan jarang menyusu. Selain itu menimbulkan
alergi di kemudian hari karena usus bayi masih mudah dilalui protein asing.
Oleh karena itu perlu diketahui pedoman kandungan
gizi dan pemberian Makanan Pendamping ASI untuk mengurangi permasalahan gizi
pada anak.
2.1 Rumusan Masalah
1.
Bagaimana peran orang tua dalam
pemilihan MP-ASI?
2.
Bagaimana peran orang tua dalam
menentukan waktu pemberian MP-ASI?
3.
Bagaimana kaitan pemberian ASI dan
MP-ASI pada anak?
3.1 Tujuan Masalah
1. Mengetahui
peran orang tua dalam pemilihan dan pemberian MP-ASI.
2. Mengetahui
kandungan gizi MP-ASI yang baik bagi anak.
3. Mengetahui
kaitan pemberian ASI dan MP-ASI pada anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar