Selasa, 12 Juli 2016

WEANING FOODS (MAKANAN SAPIHAN)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Permasalah gizi pada anak di Indonesia masih merupakan persoalan yang belum dapat teratasi. Kebutuhan zat gizi pada bayi hingga berumur 6 bulan dapat terpenuhi dari Air Susu Ibu (ASI), namun setelah umur tersebut kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi hanya dari ASI. Untuk itu perlu diberikan makanan tambahan yang atau makanan sapihan (penyapih) dan atau makanan pendamping ASI (MP-ASI).
Masyarakat Indonesia mengenal adanya dua jenis MP-ASI, yaitu MP-ASI tradisional dan pabrikan. MP-ASI tradisional seperti pisang, nasi yang dihaluskan, bubur tepung, campuran nasi dan pisang. Pengolahan MP-ASI tradisional seringkali tidak memenuhi prinsip higienis sanitasi sehingga memungkinkan terjadinya kontaminasi mikroorganisme dan MP-ASI pabrikan menghasilkan makanan bayi yang relatif lebih higienis, praktis disajikan dan kandungan gizi dapat diformulasikan berdasarkan angka kecukupan gizi bayi.
Makanan Pendamping ASI (MPASI) perlu diberikan pada bayi sesudah berusia 6 bulan karena kebutuhan makanan dalam jumlah dan kandungan gizi yang cukup sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi dan balita. Kebutuhan energi bayi meningkat sebesar 24-30% dibandingkan dengan kebutuhan saat usia 35 bulan.
Pemberian MP-ASI yang terlalu dini dapat mempengaruhi kebutuhan gizi pada anak selain karakteristik sesuai dengan kebutuhan gizi, tekstur yang tepat dan viskositas, dan bentuk yang sesuai (cair, semipadat, padat) pada MP-ASI. Masih banyaknya masyarakat yang mengurangi frekuensi pemberian ASI yang dapat mengakibatkan diare karena kebersihan yang kurang. Produksi ASI pun berkurang karena anak sudah kenyang dan jarang menyusu. Selain itu menimbulkan alergi di kemudian hari karena usus bayi masih mudah dilalui protein asing.
Oleh karena itu perlu diketahui pedoman kandungan gizi dan pemberian Makanan Pendamping ASI untuk mengurangi permasalahan gizi pada anak.




2.1  Rumusan Masalah
1.         Bagaimana peran orang tua dalam pemilihan MP-ASI?
2.         Bagaimana peran orang tua dalam menentukan waktu pemberian MP-ASI?
3.         Bagaimana kaitan pemberian ASI dan MP-ASI pada anak?          
3.1  Tujuan Masalah
1.      Mengetahui peran orang tua dalam pemilihan dan pemberian MP-ASI.
2.      Mengetahui kandungan gizi MP-ASI yang baik bagi anak.
3.      Mengetahui kaitan pemberian ASI dan MP-ASI pada anak.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar